Mau Resign ??? Tinggalkanlah kesan baik dengan cara seperti ini



Assalamu'alailkum Wr. Wb
Apa kabar sobat blogger semua ??? semoga baik - baik saja ya ... kembali lagi di malam yang dingin ini,  karena di tempat saya baru saja di guyur hujan ... dingin ...
Baiklah tanpa panjang lebar saya akan kembali menulis artikel, kali ini saya akan membahas tentang Sobat blogger yang ingin resign dari pekerjaannya. Kalau saya sih .. sebaiknya jangan lah resign dari pekerjaan, tetapi kadang kala ada juga yang sudah merasa tidak betah lagi dengan pekerjaan tersebut, ya mau bagaimana lagi kalau memang itu sudah menjadi keputusan yang kuat. tetapi jika memang itu sudah menjadi keputusan yang kuat maka sebaiknya tinggalkan kesan baik terhadap pekerjaan itu, apa saja tips-tipsnya??? kita akan bahas satu persatu.
Memutuskan menjadi seorang pengusaha memang bukanlah keputusan yang mudah. Ditambah lagi jika kalian sebelumnya adalah seorang karyawan yang bekerja di suatu perusahaan. Dengan waktu yang cukup lama dalam pekerjaan di perusahaan, tentu tidak mudah memutuskan resign dalam keadaan ini. Keterikatan dan kedekatan dengan semuanya yang sering membuat keadaan semakin berat.
Agar proses resign kalian berjalan dengan baik dan tidak meninggalkan beban dalam pikiran, sebisa mungkin  tidak ada masalah yang kalian tinggalkan di perusahaan. Buatlah proses resign kalian meninggalkan kesan yang baik. 

1. Pamit Pada Atasan Sejak Jauh Hari

Jangan membuat atasan kaget dengan permintaan resign kalian secara mendadak, yang bisa membuat atasan menjadi syok (jika atasan kita punya penyakit jantung, bisa bahaya hehehehe). Sebaiknya beritahukan pada atasan jauh - jauh hari sebelumnya. Ini dimaksudkan untuk memberi waktu pada atasan untuk mencari pengganti kita.
Jadi kepergian kita akan segera mendapatkan ganti sehingga perusahaan tetap bisa berjalan seperti biasa ketika kita pergi. Cara ini bisa membuat kita lebih dihargai di depan atasan, sehingga hubungan akan tetap baik meski kita tidak bekerja lagi di sana.

2. Tetap Bekerja Semaksimal Mungkin

Meskipun kita sedang dalam proses pengunduran diri, namun keadaan itu jangan sampai membuat kerja kita menjadi kendur dan asal-asalan. Tetap fokus dan bekerja dengan serius dan konsentarasi. Karena sebelum kita benar-benar keluar dari perusahaan tersebut, kita masih terikat dengan tugas dan kewajiban sebagai karyawan diperusahaan tersebut.
Untuk itu, kita tetap harus bekerja dengan maksimal dan penuh dedikasi. Sering kita jumpai ketika orang sedang akan resign, mereka cenderung bekerja asal-asalan. Ini sebenarnya sangat buruk dan membuat kesan mereka akan semakin buruk di mata sang atasan.

3. Kembalikan Fasilitas Kantor

Jika kita difasilitasi beberapa media dari kantor,misalnya baju atau yang lainnya maka sebagai persiapan proses pengunduran diri, segera kembalikan fasilitas tersebut. Jangan sampai kita malah membawa fasilitas dari kantor untuk dimanfatkan bagi kepentingan pribadi.(wah .. malu-maluin banget tu, jangan smapai ya).
Biasanya kita diberi beberapa fasilitas pendukung untuk bekerja, seperti laptop, smartphone, motor, dan lalinnya. Maka akan lebih baik jika kita segera mengembalikannya sebelum kita benar-benar keluar dari perusahaan tersebut.

4. Jangan Membawa Dokumen Perusahaan

Dokumen perusahaan yang dulunya menjadi tanggung jawab kita, juga harus kita kembalikan. Atau paling tidak rapikan dan tata dengan baik, agar nantinya pengganti kita mudah untuk meneruskan pekerjaan yang kita tinggalkan..
Selain itu, membawa dokumen perusahaan juga bisa menjadi kejahatan yang tentu saja akan mengancam keamanan kits sendiri. Atau juga jangan meng-copy dokumen rahasia perusahaan lama kita, itu bukanlah tindakan yang bijaksana. Tetaplah menjadi orang baik, meski kita sudah keluar dari perusahaan lama kita.

5. Jangan Lupa Pamitan Dengan Rekan Kerja dan Berterimakasih

Jika semuanya sudah beres, maka sekarang waktunya bagi kita untuk berpamitan atau cipiki - cipika dulu dengan rekan-rekan kerja. Sembari berpamitan, jangan lupa juga untuk berterimakasih kepada mereka. Bagaimanapun juga, sedikit banyak pasti rekan kerja memiliki peran terhadap hidup kita.
Jangan kecewakan mereka, meskipun mungkin tidak bersama lagi, namun kita tetap bisa membina hubungan baik dengan mereka. Jangan putuskan silaturahim, karena suatu saat mungkin saja kita juga membutuhkan mereka.

6. Jaga Bicara dan Etika

Meskipun kita nantinya sudah tidak lagi bekerja pada perusahaan lama kita, jangan sampai kita lantas mengumbar bicara pada orang lain dan menjelek-jelekkan perusahaan yang akan kita tinggalkan. Tetap jaga etika dan kontrak kita sebelumnya, tetap jaga rahasia perusahaan lama kita. Jangan menyebarkan kejelekan perusahaan lama kita, apalagi aib, itu bukanlah sikap yang terpuji. Tetap jaga kerahasiaannya, dan biarkan kita sendiri yang mengetahuinya.

7. Beritahu Juga Klien Kita

Jika kita bekerja dengan melayani klien secara spesifik, bisa lebih baik juga jika kita beri tahu mereka bahwa kita sudah resign. Lalu jangan lupa untuk memberitahu juga pengganti kita kepada mereka.

Ini dimaksudkan untuk menjadikan proses transisi dari kita kepada pegawai baru bisa berjalan dengan lancar. Sehingga aktifitas pekerjaan di perusahaan tetap bisa berjalan dengan seimbang. Jangan sampai proses pengunduran diri kita membuat perusahaan menjadi terganggu, sulit memang, namun setidaknya diminimalisir sekecil mungkin efeknya.

Bagaimana sobat blogger semoga kita bisa menerapkannya.. demikian dulu postingan saya kali ini semoga bisa bermanfaat bagi kita semua ... amin . Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Sumber : www.maxmanroe.com
Previous
Next Post »

Terima kasih telah berkomentar dan berkunjung ke blog ini, Insya Allah akan saya kunjungi balik..... ConversionConversion EmoticonEmoticon