
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualkikum Wr. Wb
Kembali lagi dimalam minggu ini saya mencoba membagikan tulisan kepada rekan - rekan sobat semua. Sepertinya hujan lebat sekali diluar sana, jadi tidak bisa pergi kemana-mana ni sob. Huh.. malam minggu tapi tidak bisa jalan - jalan sama anak dan istri saya. Tapi tidak apalah sob, sambil nonton televisi saya mau bagikan tulisan mengenai Sholat ni. Disini saya tidak bermaksud sok tau atau apalah gitu ... saya hanya mencoba menyampaikan apa yang saya ketahui kepada para pembaca blog saya.
Okelah kita mulai aja ya sob ... Terkadang saya ada kepikiran juga apakah sholat yang saya lakukan itu sudah benar belum ya ??? langsung aja tak buka laptop terus biasalah saya tanya di mbah google (bahasa anak abg sekarang sob kalau mau browsing sesuatu di internet hehehehe) ehhhh... ternyata ketemu juga blog yang membahas tentang tata cara melaksanakan sholat dengan baik dan benar. Tapi setelah saya baca-baca ni sob ternyata ada juga beberapa hal kesalahan yang sering terjadi pada kita yang melakukan sholat. Apa saja itu ya ???? disini saya akan coba sampaikan satu persatu berikut dengan penjelasannya.
1. BERDIRI TANPA ADANYA SUTRAH
Katanya ni sob .... jika kita ingin sholat, maka sholatlah dengan cara yang dilakukan baginda kita Nabi besar Muhammad SAW. Nabi kalau sholat, beliau memakai Sutrah. Ini dia hadistnya :
“Janganlah kalian shalat kecuali
dengan menghadap sutrah dan janganlah kalian biarkan seorangpun lewat di
hadapanmu” (HR Muslim).
Tentu kita bertanya-tanya ni apa ya yang dimaksud dengan sutrah itu ??? sebelumnya saya pun tidak tau apa itu Sutrah sob. setelah saya baca- baca ehhhh ....ternyata Sutrah itu adalah benda pembatas sholat, letaknya didepan orang yang sedang melakukan sholat atau agak kekiri/kekanan. sejauh 3 hasta (kira-kira 120 cm sob), dan tingginya itu minimal 1 Hasta (tau kan sob satu hasta itu berapa ?? lebih kurang 40 cm).
Apa saja benda-benda yang bisa dijadikan sutrah didalam mesjid, yaitu :
a. Dinding
b. Punggung Orang
c. Tiang
d. Mimbar
e. Benda-benda yang lain yang tingginya itu 1 hasta atau lebih sob
O iya sob ... kalau sajadah itu tidak bisa dijadikan sutrah karena sajadah tidak lebih tinggi dari 1 hasta atau 40 cm. Pada waktu sholat sendirian, Nabi menggunakan tempat tidur sebagai sutrahnya. Dalam sholat berjamaah Sutrah itu cukup pada Imam saja dan makmum pada baris pertama ternyata tidak perlu lagi Sutrah. Bagaimana sob ngerti kan maksudnya??? jadi intinya sutrah itu pembatas sholat yang berjarak 120 cm kekiri atau kekanan kita dan tinggi nya lebih dari 40 cm.
2. TIDAK BERDIRI DENGAN SIKAP
SEMPURNA KETIKA MENGHADAP KIBLAT
Yang perlu kita ketahui bahwa berdiri dalam sholat itu bukanlah berdiri seperti biasa kita berdiri. Bediri dalam sholat itu ialah kedua telapak kaki kita menghadap kekiblat, tidak serong kekiri atau kekanan, seperti yang sering kita jumpai. Yang saya katakan ini ada dasar dan manfaatnya :
“Apabila kamu berdiri untuk shalat,
sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadap kearah kiblat, lalu bertakbirlah” (HR
Bukhari – Muslim).
Yang dimaksud menghadap kiblat di
sini adalah badan dan jari-jari kakinya. Tentunya fungsinya itu untuk menyempurnakan sholat yang kita lakukan. Karena kesempurnaan sholat itulah yang kita inginkan.Di mesjid sering kita mendengar imam mengatakan seperti ini :
“Lurus dan rapatkan shaf kalian,
karena lurus dan rapatnya shaf adalah bagian dari kesempurnaan tegaknya shalat”
(HR Bukhari, Muslim).
Ternyata eh ternyata kalimat itu dari sebuah hadist yang menjabarkan bagaimana shaf yang lurus dan rapat dengan kedua telapak kaki menghadap kekiblat guna terciptanya kesempurnaan sholat yang akan kita tegakkan.
3. TIDAK MENGARAHKAN PANDANGANNYA KETEMPAT SUJUD
Tidak saya pungkiri ketika sholat saya ada jugalah melihat kedepan dan sedikit memperhatikan orang yang didepan saya tapi habis itu pandangan saya ke tempat sujud lagi .....:). Ternyata itu juga membuat sholat kita kurang sempurna sob. Begini cara baginda Nabi Sholat
Ketika Rasulullah SAW shalat, beliau
menundukkan kepala dan pandangan matanya diarahkan ke tanah[tempat sujud]. (HR Baihaki – Hakim)
Dan disebutkan dalam salah satu hadist tentang pengakuan iblis laknatullah kepada Rasulullah sewaktu menggangu orang yang sedang sholat. Begini isi hadistnya:
"Jika ia menang atasku, aku
tinggalkan dia sampai ketika mengerjakan shalat aku katakan kepadanya,’
Lihatlah kiri-kanan’, lalu ia menengok. Saat itu aku usap wajahnya dengan
tanganku dan aku cium antara kedua matanya dan aku katakan kepadanya,’ Aku
telah menyuruh apa yang tidak baik selamanya’.Dan engkau sendiri tahu wahai
Muhammad, siapa yang sering menoleh dalam shalatnya, Allah akan memukul
wajahnya.
( HR. Muadz bin Jabal r.a. dari Ibn
Abbas r.a )
4.
TIDAK MENGANGKAT TANGAN DENGAN SEMPURNA KETIKA TAKBIR
Sepertinya ada beberapa kali kita melakukan takbir dalam sholat dan mengangkat tangan kita.Yaitu ketika takbiratul ihram, ketika hendak ruku', ketika hendak bangkit dari ruku' dan ketika bangkit dari rakaat kedua. Jadi sewaktu mengangkat tangan inilah yang hendaknya kita perhatikan dengan sungguh-sungguh, adapun ringkasan mengenai angkat tangan ini yaitu :
- Jari - Lurus ke atas, tidak merenggang, tidak mengepal (HR Abu Daud, IbnKhuzaimah)
- Telapak - Menghadap kiblat (HR Abu Dawud, Nasai)
- Ketinggian – Sejajartelinga (HR Bukhari), atau–Sejajar bahu (HR Bukhari)
- Waktu – Bersamaantakbir( HR Bukhari), atau–Sebelumtakbir(HR Bukhari), atau–Setelahtakbir (HR Muslim).
Kira-kira begitulah kurang lebih ringkasannya ni sob.
5.
TIDAK BERSEDEKAP DENGAN SEMPURNA
Menurut hadist yang diriwayat kan Bukhari - Muslim bahwasanya Nabi melarang bersedekap dengan meletakkan tangan diatas lambung atau perut. Ini dia hadistnya :
Adalah Rasulullah SAW melarang
bersedekap meletakkan kedua tangannya pada lambung (perut) (HR Bukhari, Muslim).
Ternyata ni sob ..selama ini saya salah dalam bersedekap dengan meletakkan tangan saya diatas lambung atau perut saya. (Wallahu Wa'lam). Dan bersedekap yang benar itu adalah :
- Rasullah SAW meletakkan telapak tangan kanannya pada punggung telapak kirinya, atau pada Pergelangan tangan kirinya, atau pada lengan kirinya (HR Abu Dawud, Nasai)
- Dan adalah Nabi mendekapkan tangan kanannya pada tangan kirinya (HR Nasai, Daruqutni)
- Meletakkan tangan kanan di atas kiri (HR Muslim)
- Dan meletakkan kedua tangannya di atas dada (HR Abu Dawud, Ahmad)
6.
TIDAK MELETAKKAN TULANG PUNGGUNGNYA DENGAN SEMPURNA PADA SAAT RUKU' DAN SUJUD
Kira-kira bagaimana ni cara meletakkan tulang punggung yang benar dan sempurna pada saat ruku' dan sujud menurut tuntunan Nabi Besar Muhammad SAW. Ini ada beberapa tips yang coba saya bagikan kepada sobat semua yang saya kutip dari beberapa hadist, yaitu :
Apabila kamu ruku, letakkanlah telapak tanganmu pada lutut, bukalah jari-jarimu kemudian tekanlah dengan mantap dan tumakninah sehingga anggota tubuh kembali pada persendiannya (HR Ibnu Khuzaimah, Ibu Hibban)
Ketika Rasulullah SAW ruku, dia membuka kedua lengan ke samping kiri dan kanan (HR Tirmidzi) Ketika Rasulullah SAW ruku, ia meratakan punggungnya (HR Baihaqi) Ketika ruku, Rasulullah SAW tidak menundukkan kepala dan tidak pula mengangkatnya ke atas, melainkan antara keduanya (HR Muslim)
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad di
dalam kitab musnadnya dari Abi Mas’ud ra bahwa Nabi Muhammad SAW
bersabda:
"Tidak sah sholat seseorang di
antara kalian sehingga dia menegakkanpunggungnya dengan baik [meletakkan tulang punggungnya dengan sempurna]pada saat ruku’ dan sujud”
Dan Rasulullah SAW telah menjadikan
orang yang mencuri di dalam shalatnya sebagai pencuri yang paling keji
dibanding pencuri harta. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam kitab musnadnya
dari hadits Abi Qotadah RA bahwa Nabi bersabda:
"Orang yang paling buruk adalah
orang yang mencuri dari shalatnya”.
Para shahabat bertanya: Wahai
Rasulullah bagaimanakan seseorang mencuri dari shalatnya?.
Beliau bersabda:
"Dia tidak menyempurnakan ruku’
dan sujudnya. Dia tidak meletakkan tulang punggungnya [dengan sempurna] pada
saat dia ruku’ atau sujud”.
Adapun pada waktu ruku’ sebagaian
orang merendahkan punggungnya melebihi yang semestinya atau mengangkatnya, dan
ini adalah kesalahan, sebab apabila Nabi melakukan ruku’ maka beliau membentang
punggungnya dan meratakannya sehingga kalau air diletakkan padanya niscaya dia
akan tetap terdiam.
Diriwayatkan oleh Al-Nas’I dari
hadits Abi Humaid dia berkata:
"Apabila Rasulullah SAW ruku’
maka beliau ruku’ dengan lurus sempurna, beliau tidak mengangkat kepala dan
tidak pula menundukkannya dan beliau meletakkan kedua tangannya di atas kedua
lututnya”.
Bagaimana sob??? bisa di pahamikan maksud dari hadist - hadist yang telah saya tuliskan diatas.Kalau diperhatikan lebih cermat lagi saya sendiri pun masih banyak kesalahan-kesalahan dalam melakukan sujud dan ruku' ini. Seperti saya tidak meratakan punggung saya ketika ruku', tapi Insya Allah kedepannya saya akan lebih memperhatikan lagi kesalahan-kesalahan itu.
Maaf ni sob ... sepertinya untuk malam ini saya cukupkan sampai disini aja ya, soalnya udah ngantuk berat ni. sebenarnya ada 12 hal kesalahan yang sering dilakukan ketika sholat, yang 6 lagi kita lanjut dikesempatan lain ya , Insya Allah lain waktu akan saya bagikan lagi. Tidak terasa ternyata udah jam 11 malam ni, pantesan mata udah berat rasanya. Semoga dengan apa yang sudah saya sampaikan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dan bisa memperbaiki diri agar sholat kita bisa lebih sempurna dihadapan Sang Maha Besar Allah SWT. Sekali lagi jika ada kata-kata yang tidak berkenan dihati para pembaca semua saya mohon maaf sebesar-besarnya, dan jika ada kritik dan sarannya saya sangat berbesar hati menerima kritik dan saran sobat semua dengan Jiwa yang besar. Oke sob ... lain waktu kita lanjut lagi ya pembahasannya. Akhir kata saya akhiri dengan Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Sumber :
http://www.islamhouse.com/
http://www.shalatsempurna.com/?id=Harry123
http://harryrichrahardjo.blogspot.com/2011/07/12-kesalahan-yang-sering-terjadi-dalam.html
DAFTAR RUJUKAN:
• Melihat Shalat Nabi, Ust. Akhmad
Tefur, S.Si
• Sifat Shalat Nabi, Nashiruddin
Al-Albani
• Pedoman Shalat, Doa & Dzikir,
Abu Fajar Al Qalami
• Pedoman Shalat, Prof. DR. TM Hasbi
Ash-Shiddieqy
• Bulughul Maram, Ibnu Hajar Al Ashqalani
Sign up here with your email
25 komentar
Write komentaryup benar sekali, tapi tetap saja anak-anak suka melewati sutrah bahkan sambil lari sulit untuk mencegahnya
Replyehmmmm.....begitulah anak-anak mas Ficri....
mau dilarang , nanti anak-anak tdk terbiasa sholat berjamaah
Replyterima kasih atas peringatan
Replyya ... sama - sama puan raihanah ...
Replyterima kasih ya atas peringatan yg sungguh bermanfaat.
Replyya sama - sama bg Ato ... sdh seharusnya lah kita saling mengingatkan....
ReplySemoga kita semua dapat keberkatan hidup dari Allah wahai kawan2 ku...
Replyiya mas ... karena hanyalah keberkahan Allah lah yang bisa menyelamatkan kita dari kerasnya hidup ini....
ReplySubhanallah... Ternyata selama ini saya masih belum sempurna dalam melaksanakan sholat. Syukron atas informasinya ya Mas Bro, semoga Allah memberikan keberkahan untuk ente sekeluarga. Amin...
Replyiya sama - sama mas Wahyudi....disinipun saya masih belajar dan mencoba memberikan informasi yang saya ketahui agar bisa memberikan manfaat....
Replysemoga kita bukan orang yang paling buruk dan gak lalai ya mas.. aamiin mari serius dan berjuang di waktu sholat...
Replysemoga saja Mas, terimakasih ni sdh mampir ...
Replyterima kasih atas sharenya gan, saya juga masih merasa sholat saya masih belum bener,
Replyyang penting kita mau memperbaikinya Mas Zainal
ReplyJudulnya bikin sedih mas...
ReplyMerasa gimanaaaaa gitu pada diri sendiri
ehmmmm .. jangan sedih donk Mas ... hehehe ...
Replyaduhhh kayanya ada yang belum benar nih gerakan shalat ku, makasih atas pengingatnya
Replysama evrinasp, aku juga masih ada yang kurang lengkap tata caranya ... yang penting terus perbaiki kekurangan itu ....
Replyharus banyak perbaiki ni sholatnya
ReplyMas, bisa request tatacara sholat lengkap dari pandangan per mahzab dan dijelaskan khilaf-khilafnya sekalian gak? Aku dulu ikut kajian telat, cuman dapat porsi kajian dari duduk tahiyat sampai akhir.
ReplyYang paling berbahaya adalah tergesa2 dalam melakukan sholat
Replymasih jauh nih gerakan sholatku, terimaksi kak sudah memberi penjelasan yang sangat rinci sehinggga mudah untuk di cerna hehe
Replysutrah ,,dinding pembatas ??
ReplyTerima kasih atas imformasi yang anda berikan khususnya buat saya umumnya untuk semua yang sempat membaca blog anda ini. ini sangat membantu saya.
ReplyIngin Cari Kaos Dakwah Terbaik, Tshirt Dakwah Muslim Disini tempatnya: gootickapparel.com
ReplyDisini tempat Tips dan Trick Percintaan yang asik menurut Islam, disini tempatnya: weedhus.com
Terima kasih telah berkomentar dan berkunjung ke blog ini, Insya Allah akan saya kunjungi balik..... ConversionConversion EmoticonEmoticon